Minggu, 15 Oktober 2017

Peran Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Pelestarian Kearifan Tradisional

Peran Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Pelestarian Kearifan Tradisional

Pendidikan adalah proses penyesuaian diri secara timbal balik antara manusia dengan alam, antar sesama manusia, atau juga pengembangan dan penyempurnaan secara teratur dari semua potensi moral, inlektual, dan jasmaniah manusia oleh dan untuk kepentingan diri pribadi dan atau masyarakat.  Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan keseluruhan dan segala permasalahan yang berkaitan denganya, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan tingkah laku, motivasi serta komitmen bekerja baik secara individu maupun secara kolektif untuk memecahkan berbagai masalah lingkungan dan penghidupan saat ini, dan mencegah timbulnya masalah baru (Unesco_1978).   Secara umum tugas utama pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik kearah pendewasaan dan kemandirian untuk keberlangsungan kehidupannya menuju peradaban yang lebih baik yang memanusiakan.

lingkungan hidup


Kearifan tradisional  lahir dari suatu proses interaksi hati dan fikiran manusia dalam mengelola alam dan lingkungannya sebagai sumber-sumber penghidupanya.  Dalam prosesnya membutuhkan rentang waktu, dilakukan secara terus-menerus dengan aturan-aturan yang melembaga, memiliki daya lenting pada kondisi lingkungan sekitarnya untuk tujuan keberlansungan hidup manusia, dan ditransformasikan kepada generasi berikutnya.  Sehingga bentuk dan praktek kearifan tradisional biasanya sangat berhubungan erat dengan kondisi fisik alam, tingkat peradaban manusianya termasuk aturan dan kelembagaannya.  Seperti halnya kearifan tradisonal masyarakat adat Kasepuhan di Kawasan Ekosistem Halimun yang sarat dengan hubungan mereka kepada  hutan dan sumberdaya pertanian.

Dari sisi lingkungan hidup, keberadaan kearifan tradisional sangat menguntungkan karena secara tidak langsung sangat membantu dalam memelihara lingkungan serta mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.  Namun demikian tekanan kebutuhan ekonomi skala besar yang didukung kebijakan-kebijakan didalamnya yang kemudian mendorong perubahan prilaku manusia, kearifan tradisional tersebut banyak yang ditinggalkan dan diganti dengan prilaku hidup yang hanya memperhitungkan aspek ekonomi belaka tanpa mempertimbangan keberlanjutan.   Oleh karena itu, karena pentingnya peranan kearifan tradisional dalam melestarikan sumberdaya alam dan lingkungan untuk kehidupan, maka kearifan tradisional perlu terus dipelihara dan dipraktekan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.  Salah satu upaya untuk tetap mempertahankan kearifan tradisional, adalah  memasukan aspek kearifan tradisonal kedalam  proses pendidikan termasuk PLH. 

Namun demikian karena kearifan tradisional sangat bersifat lokalitas, dalam praktek memasukannya ke dalam proses PLH nanti, diperlukan langkah pendahuluan terlebih dahulu seperti pengumpulan data dan informasi untuk mengenal lebih jauh tentang kearifan tradisional tempatan sebelum dimasukan kedalam perspektif mata ajar.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Pentingnya Pendidikan bagi Semua Orang

Pentingnya Pendidikan bagi Semua Orang

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita,ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

pentingnya pendidikan


Seorang anak yang disayangi akan menyayangi keluarganya ,sehingga anak akan merasakan bahwa anak dibutuhkan dalam keluarga. Sebab merasa keluarga sebagai sumber kekuatan yang membangunya.Dengan demikian akan timbul suatu situasi yang saling membantu,saling menghargai,yang sangat mendukung perkembangan anak.Di dalam keluarga yang memberi kesempatan maksimum pertumbuhan,dan perkembangan adalah orang tua.Dalam lingkungan keluarga harga diri berkembang karena dihargai,diterima,dicintai,dan dihormati sebagai manusia .Itulah pentingnya mengapa kita menjadi orang yang terdidik di lingkungan
keluarga.Orang tua mengajarkan kepada kita mulai sejak kecil untuk menghargai orang lain.



Sedangkan di lingkungan sekolah yang menjadi pendidikan yang kedua dan apabila orang tua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi dan akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi kemudian menjadi seorang yang terdidik . Alangkah pentingnya pendidikan itu. Guru sebagai media pendidik memberikan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peran  memberi bantuan dan dorongan ,serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak  agar anak dapat mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Guru juga harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak .

Selain itu peranan lingkungan masyarakat juga penting bagi anak  didik . Hal ini berarti memberikan gambaran tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat.Dengan demikian bila kita berinteraksi dengan masyarakat maka mereka akan menilai kita,bahwa  tahu mana orang yang terdidik,dan  tidak terdidik. Di zaman Era Globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengembangkan ilmu yang didapat sehingga tidak ketinggalan dalam perkembangan zaman. Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan Keluarga,Sekolah,dan Masyarakat.

Inilah Pengertian Pendidikan Menurut Ahli

Pengertian Pendidikan Menurut Ahli

   Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.

pengertian pendidikan

Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.

Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.”

Baiklah langsung saja kita paparkan beberapa pengertian pendidikan menurut beberapa sumber.
Pada dasarnya pengertian pendidikan ( UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Baca juga :  Cara Menulis Naskah Pidato
Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Menurut UU No. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.


Sedangkan pengertian pendidikan menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.